Apa Itu Telur Pitan? Cek Manfaat, Bahaya & Harga Telur Pitan

Bagi penyuka Chinese food istilah telur pitan sudah sangat familiar. Telur pitan memiliki warna hitam yang unik dan rasa yang berbeda.

Apa Itu Telur Pitan?

Tahukah Anda apa itu telur pitan? Telur pitan adalah hidangan khas Tiongkok yang terbuat dari telur ayam atau bebek yang diawetkan selama beberapa bulan dalam campuran tanah liat, abu, garam, kapur tohor dan sekam padi, telur pitan juga dikenal sebagai telur bitan, telur hitam dan telur seribu tahun (1000 tahun). Selama penyimpanan telur pitan, kuning telur berubah menjadi hijau tua dan krem ​​dengan bau belerang dan amonia, sedangkan putih telur berubah menjadi coklat dan sedikit transparan.

Rasa Telur Pitan

Untuk soal rasa, telur pitan tidak kalah enak dengan telur lainnya. Anda dapat dengan mudah menemukan telur pitan dalam masakan Tiongkok, yaitu makanan Tiongkok, seperti bubur, karena aslinya berasal dari Tiongkok.

Telur berubah karena adanya bahan basa yang meningkatkan pH telur menjadi 9 atau lebih. Proses kimia ini menghancurkan beberapa protein kompleks dan kandungan lemak dalam telur, dari yang awalnya tidak enak hingga rasa dan bau yang kuat. Terkadang ada pola seperti cabang pinus di bagian putih telur.

Selama proses, kuning telur berubah menjadi hijau tua menjadi warna abu-abu dengan konsistensi krim dan rasa yang kuat karena adanya hidrogen sulfida dan amonia, sedangkan putih menjadi coklat tua, jeli tembus dengan rasa asin. Zat pengubah dalam telur abad adalah garam alkali yang secara bertahap meningkatkan pH telur menjadi 9-12 selama proses pengawetan.

Baca juga:   Apa itu Durag? Sejarah Durag yang Harus Anda Tahu

Proses kimia ini memecah beberapa protein dan lemak yang kompleks dan tidak berasa yang menghasilkan berbagai senyawa rasa yang lebih kecil.

Beberapa telur memiliki pola seperti pinus di dekat permukaan putih telur. Telur berpola ini dianggap memiliki kualitas yang lebih tinggi daripada telur abad biasa dan juga dikenal sebagai telur Songhua, juga dikenal sebagai telur bunga pinus atau telur pola pinus.

Manfaat Telur Pitan

Telur pitan memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan dengan telur biasa. Telur ini juga mengandung vitamin A, B12, B, D, fosfor, selenium dan zat besi. Mengkonsumsi telur ini secara teratur dapat meningkatkan nafsu makan, melindungi fungsi hati, dan melindungi kesehatan mata.
Telur pitan memiliki khasiat melembapkan tenggorokan, meredakan panas tubuh, menyembuhkan mabuk, mengurangi feses di usus dan menyembuhkan diare.

Jika telur pitan dikonsumsi dengan cuka, dapat digunakan untuk meredakan panas, mengencerkan dahak, menyehatkan jantung, menguatkan tubuh, dan meredakan berbagai masalah gusi dan mulut.
Meski memiliki warna dan rasa yang khas serta kurang menggugah selera, telur ini diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Bahaya Telur Pitan

Penambahan timbal oksida diketahui dapat mempercepat proses pembuatan telur pitan, meskipun berbahaya karena beracun. Cara ini digunakan oleh produsen telur yang tidak bertanggung jawab di masa lalu. Alternatif yang lebih aman sekarang digunakan, yaitu seng oksida. Meski zinc dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namun konsumsi yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh kekurangan tembaga.

Juga, nilai pH yang tinggi sekitar 9 memungkinkan telur bit memungkinkan bakteri Salmonella tumbuh, sedangkan nilai pH tidak cukup tinggi untuk menekan pertumbuhan bakteri ini.

Harga Telur Pitan

Untuk harga telur pitan bervariasi mulai dari Rp12.000 sampai Rp180.000. Anda bisa mendapatkan update harga telur pitan terbaru di marketplace seperti Tokopedia & Shopee.

Kumpulan Resep Telur Pitan

Jika Anda tertarik ingin membuat telur pitan, berikut ini adalah resep cara pembuatannya.

Baca juga:   Apa Itu Game Ikoy Ikoy di Instagram Arief Muhammad?

Resep Cara Membuat Telur Pitan

Bahan-bahan untuk membuat Telur Pitan:

  • Campuran tanah liat kering yang halus dengan bata merah yang dihancurkan
  • 125 gram daun teh kering
  • 100 gram Arang, ditumbuk kasar
  • 400 gram Jeruk Nipis
  • Air secukupnya
  • 20 Telur Bebek
  • 400 gram kulit
  1. Langkah pertama dalam membuat telur pitan adalah mencampurkan tanah liat dan remah bata merah dengan daun teh kering, arang dan haddock dengan air sampai merata. Adonan ini direndam semalaman sebelum digunakan untuk memfermentasi telur bebek.
  2. Setelah adonan diistirahatkan semalaman, bungkus telur bebek yang sudah dicuci sebelumnya dengan adonan tadi hingga menutupinya secara merata dengan ketebalan adonan sekitar 1 cm.
  3. Lumuri telur bebek yang sudah dilumuri adonan ini dengan tepung cangkang hingga seluruh permukaannya terlapisi merata dan biarkan dalam wadah kering selama kurang lebih 100 hari.
  4. Pastikan telur diletakkan di tempat yang sejuk dengan suhu sekitar 25 derajat Celcius selama proses fermentasi ini.
  5. Setelah 100 hari, telur pitan siap dikonsumsi. Bersihkan dari campuran tanah liat yang mengelilingi telur sampai tidak ada kotoran di permukaan telur. Rebus telur dan telur pitan siap disantap!

Masih belum puas hanya buat telur pitan saja? Yuk coba resep bubur telur pitannya juga.

Resep Bubur Telur Pitan

Bahan-bahan

  • 1 cup beras
  • 1/2 ekor ayam kampung
  • Telur pitan
  • Telur asin
  • Daun bawang untuk taburan (opsi)
  • Bumbu:
  • Garam
  • Lada
  • Minyak wijen
  • Kecap asin
  1. Langkah Membuat Bubur Telur Pitan
  2. Rebus 1lt air atau lebih. Setelah mendidih masukan potongan2 ayam.. tambahkan garam, lada, minyak wijen.. minyak wijen bisa di kasih agak banyak karna bisa lebih wangi
  3. Setelah ayam cukup matang, tiriskan. Simpan kaldu ayam untuk membuat bubur
  4. Cuci beras lalu blender atau tumbuk, agar tekstur bubur halus.. lalu masak bubur dengan kaldu ayam tadi boleh taruh minyak wijen lagi jika suka.. setelah matang, coba rasanya.
  5. Potong tipis ayam rebus. Lalu masukan bubur kedalam mangkuk, taruh topping potongan ayam, telur pitan, telur asin, daun bawang(opsi), dan kasih kecap asin sedikit agar lebih kaya rasa bubur siap dihidangkan.
Baca juga:   Mengenal Tentang Apa Itu ACL Injury / Cedera Lutut

Pertanyaan Umum Seputar Telur Pitan

Berikut ini saya rangkum sejumlah pertanyaan umum seputar telur pitan.

Apakah Telur Pitan Halal atau Haram?

Jika Anda bertanya apakah telur pitan halal atau tidak jawabannya adalah telur pitan halal untuk dimakan karena tidak berasal dan mengandung bahan-bahan yang dilarang dalam agama Islam.

Apakah Telur Pitan Aman Untuk Ibu Hamil?

Dikutip dari CNN Indonesia, telur pitan dapat membahayakan ibu dan bayi yang belum lahir. Jenis telur olahan ini memiliki kandungan garam yang tinggi.

Menurut ahli gizi Vanita Buthmanaban menjelaskan bahwa kandungan garam yang tinggi dapat menurunkan kadar air dalam tubuh. Garam dapat menyerap air dan membuat tubuh terus menerus mengeluarkan cairan melalui urin.

Akibatnya, ibu hamil bisa mengalami dehidrasi akut, yang memperburuk kandungannya. Wanita hamil harus mengonsumsi lebih banyak air daripada orang dewasa normal. Rekomendasi WHO merekomendasikan agar orang dewasa memenuhi kadar air dua liter per hari dan ibu hamil membutuhkan tiga liter air per hari.

Dehidrasi pada ibu hamil dapat menyebabkan demam, migrain, infeksi saluran kemih, dan persalinan prematur.

Selain itu, karena telur pian sering disajikan mentah, telur tersebut berisiko mengandung bakteri Salmonella. Infeksi bakteri dapat menimbulkan risiko tinggi pada rahim. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, infeksi bakteri pada ibu hamil dapat menyebabkan sepsis, kelahiran prematur dan keguguran.

Ibu hamil disarankan untuk tidak mengkonsumsi telur berumur 1000 tahun, telur asin dan makanan lain yang tinggi garam.

Apakah Telur Pitan Harus / Perlu Direbus?

Sebelum disantap telur pitan harus dan perlu direbus terlebih dahulu hal ini supaya bagian putih telurnya berubah menjadi berbentuk seperti agar-agar transparan yang kecoklat-coklatan.

Aditia Novit
Show full profile

Aditia Novit

Saya Hanya Ingin Berbagi Pengalaman & Pengetahuan.

Aditia Novit
Logo
Enable registration in settings - general
Compare items
  • Total (0)
Compare
0