Review Aplikasi Bibit, Pengalaman Saya Investasi di Bibit


0
1 Bagikan
Review Aplikasi Bibit, Pengalaman Saya Investasi di Bibit
Review Aplikasi Bibit, Pengalaman Saya Investasi di Bibit

Review Pengalaman Saya Investasi di Aplikasi Bibit – Zaman sekarang memang apa-apa hampir semuanya bisa dilakukan secara online ya, mulai dari beli barang, pesan makanan hingga berinvestasi pun bisa di online.

Tapi meskipun begitu masih ada loh orang-orang yang ragu kalau bertransaksi via online. Salah satu keraguan tersebut ialah saat berinvestasi melalui aplikasi. Namun tenang saja, buat Anda yang masih ragu berinvestasi lewat mobile app, Saya punya pengalaman investasi online di Bibit.

Sebelum saya berbagi pengalaman, Anda bisa mengenal terlebih dahulu mengenai apa itu aplikasi Bibit.

Apa itu Aplikasi Bibit?

Bibit adalah aplikasi keuangan untuk berinvestasi reksadana bagi masyarakat umum. Siapapun Anda, baik yang masih pemula maupun yang sudah berpengalaman, bisa langsung berinvestasi di aplikasi bibit sesuai dengan level risiko yang Anda inginkan.

Ada 3 jenis level risiko yang ada di aplikasi Bibit

Level Risiko di Aplikasi Bibit

  1. Portofolio Konservatif (Nilai 1-4)
    Jika Anda baru mencoba aplikasi bibit, silakan Anda bisa memilih level risiko paling rendah terlebih dahulu, namanya adalah Portofolio Konservatif. Dengan level risiko yang rendah tentunya akan menghasilkan return yang kecil. Meski begitu, level resiko ini setidaknya setara dengan suku bunga deposito (saat ini sebesar 4,5%).
  2. Portofolio Moderat (Nilai 4.5 –  7 )
    Portofolio ini memiliki toleransi terhadap risiko yang tidak terlalu tinggi, return yang diharapkan juga bisa diatas suku bunga deposito.Untuk alokasi dana portofolio moderat adalah sebagai berikut.
  3. Portofolio Agresif (Nilai 7.5 – 10)
    Portofolio ini memiliki toleransi terhadap risiko yang tinggi supaya mendapatkan return tertinggi.

Istilah yang Mungkin Belum Anda Tahu

Pasar Uang adalah jenis reksadana yang investasinya ditempatkan pada instrumen Pasar Uang, antara lain obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito bank dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Obligasi merupakan jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek seperti utang dan obligasi.

Saham adalah jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek.

Review Pengalaman Saya Investasi di Aplikasi Bibit

Setelah Anda mengetahui tentang aplikasi bibit, selajutnya mari simak review pengguna dan pengalaman saya ketika berinvestasi reksa dana di aplikasi bibit. Pengalaman pertama saya menggunakan aplikasi bibit yaitu sejak tanggal 4 November 2020.

Baca juga  Review Aplikasi Sinar SIM, Perpanjang dan Buat SIM Online

Awalnya sih karena nonton iklan Bibit yang waktu itu bintang iklannya Deddy Corbuzier. Dari situ saya akhirnya tertarik untuk mencoba investasi reksa dana di Bibit. Pikir saya waktu itu daripada uang ditabung tidak tambah banyak lebih baik di investasikan saja kali yah.

Karena saya pakai Android, jadi langsung ke Google Play Store untuk download aplikasi Bibit. Setelah selesai download langsung deh daftar sampai tuntas. Sebenarnya cara daftarnya cukup panjang, mulai dari menjawab sejumlah pertanyaan, mengisi biodata, sampai verifikasi identitas diri, nomor handphone dan alamat email.

Ya karena sudah terlanjur penasaran, mau tidak mau saya lakukan itu semua. Untuk registrasi sendiri kurang lebih caranya seperti berikut ini:

Mulai dari bagaimana cara register akun di Bibit terlebih dahulu. Oke sebelum memulainya Anda harus mengunduh / download aplikasi Bibit terlebih dahulu di perangkat Anda.

Download Aplikasi Bibit

Download Aplikasi Bibit untuk Android.
Download Aplikasi Bibit untuk iOS.
Aplikasi Bibit untuk PC

Cara Daftar Akun Bibit

Cara Daftar Akun Bibit
Cara Daftar Akun Bibit
  1. Buka aplikasi Bibit.
  2. Klik Register.
  3. Jawab 6 pertanyaan singkat dari Bibit sesuai dengan profil dan tujuan investasi Anda. Keenam pertanyaan ini untuk melihat di mana tingkat risiko yang cocok dengan Anda. Jika Anda sudah yakin, pilih Lanjut Registrasi.
  4. Masukan nomor ponsel / handphone Anda yang sedang digunakan atau yang masih aktif. Lalu masukkan kode referral aditianovit jika ingin mendapatkan cashback Rp 25.000 saat berinvestasi untuk pertama kalinya.
  5. Klik Lanjutkan dan Anda akan menerima SMS berisi kode verifikasi. Masukkan kode verifkasi di kolom yang ada, lalu klik Lanjutkan.
  6. Isi sesuai dengan data pribadi Anda.
  7. Unggah foto KTP, foto selfie Anda sambil memegang KTP dan lakukan tanda tangan secara digital.
    Anda dapat melakukan tanda tangan secara digital. Masuk ke kotak yang disediakan. Jika tanda tangan yang Anda buat tidak sesuai E-KTP, klik Clear dan ulangi tanda tangan. Jika sudah sesuai dengan tanda tangan yang ada di KTP, klik Simpan.
  8. Klik Daftar untuk masuk ke halaman Setup Pin. Atur PIN Anda dan kemudian masukkan lagi di halaman Konfirmasi Pin. (Pin ini digunakan setiap kali Anda melakukan transaksi penjualan maupun pembelian reksa dana, jadi buatlah pin tersebut yang mudah untuk Anda ingat).
  9. Setelah Anda mengonfirmasi PIN Anda, buka email dan klik “Verifikasi Email”.
  10. Data Anda akan diverifikasi oleh tim Bibit dan KSEI dan proses pendaftaran akan selesai hingga 1×24 jam pada hari kerja.
Baca juga  Review Aplikasi Remini, Penjernih Foto yang Blur & Buram

Sudah selesai nih semua pendaftaran dan verifikasinya. Selanjutnya saya coba membeli dan top up sedikit demi sedikit reksa dana di Bibit. Kurang lebih begini caranya:

Cara Membeli Reksa Dana di Bibit

Cara Membeli Reksa Dana di Bibit
Cara Membeli Reksa Dana di Bibit
  1. Dari halaman Home, klik tombol Explore.
  2. Pilih jenis reksa dana seperti pasar uang, obligasi, saham, syariah,dan klik produk investasi pilihan Anda.
    Pelajari tentang data dan informasi reksa dana, lalu gulir ke bawah untuk membaca formulir prospek. Jika Anda sudah yakin, klik Beli.
  3. Masukkan jumlah nominal dana yang ingin Anda investasikan. Klik Ubah untuk memilih portofolio yang ingin Anda investasikan.
  4. Pilih Portofolio.
  5. Setelah memilih portofolio, klik Beli.
  6. Ceklis untuk memverifikasi bahwa Anda telah menyetujui semua konten formulir prospek reksa dana, lalu klik Bayar Sekarang.
  7. Untuk metode pembayaran Anda bisa menggunakan GoPay, LinkAja, atau Virtual Account, pilih salah satu metode pembayaran tersebut dan klik Bayar.
  8. Selesaikan pembayarannya.

Biasanya setelah melakukan pembelian reksa dana, tidak langsung masuk. Ada prosesnya terlebih dahulu. Yang jelas alurnya seperti ini.

  • Pembayaran Sedang Diverifikasi
  • Pembayaran Berhasil
  • Verifikasi Manager Investasi
  • Pembelian Berhasil

Proses tersebut biasanya memerlukan 1-3 hari kerja, jadi nanti Anda tidak perlu khawatir jika belum muncul jumlah Keuntungan dan Imbal Hasil di Portofolio Anda.

Selanjutnya kalau mau beli reksa dana yang sama dengan yang sebelumnya, bisa dilakukan top up yah. Kira-kira begini cara top upnya:

Cara Top Up Reksa Dana di Bibit

Cara Top Up Reksa Dana di Bibit
Cara Top Up Reksa Dana di Bibit
  1. Buka aplikasi bibit
  2. Anda dapat melakukan top up investasi portofolio tabungan dan dana pensiun dari menu Home.
  3. Klik Top Up pada produk reksa dana yang Anda pilih.
  4. Lakukan cara yang sama saat Anda membeli reksa dana.

Lucuya setelah melakukan top up, 2 hari kemudian Saya memutuskan untuk mencairkannya. hehehe

Baca juga  Cara Download Story IG Orang Lain 100% Berhasil!

Kurang lebih seperti ini jika Anda ingin melakukan pencairan reksa dana di bibit.

Cara Mencairkan Reksadana di Bibit

Cara Mencairkan Reksa Dana di Bibit
Cara Mencairkan Reksa Dana di Bibit

Untuk menjual reksa dana di bibit, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik menu portofolio
  2. Pilih antara menjual portofolio dana pensiun atau portofolio dana tabungan.
  3. Klik tombol Jual di reksa dana yang ingin Anda jual.
  4. Geser slider untuk menentukan berapa banyak unit yang ingin Anda jual, lalu klik Jual.
  5. Masukkan PIN Anda dan klik Konfirmasi untuk mengonfirmasi transaksi penjualan.
  6. Dana hasil penjualan akan masuk ke rekening Anda hingga 7 hari kerja sesuai aturan OJK.

Dari pengalaman tersebut, mungkin Anda masih ingin memberikan sejumlah pertanyaan seputar bibit. Seperti apakah bibit penipu, apakah bibit aman dan terdaftar di OJK, hingga pertanyaan apakahinvestasi di bibit halal? Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, Saya sudah mempersiapkan jawabannya untuk Anda dibawah ini.

Apakah Aplikasi Bibit Penipu?

Menurut pengalaman saya, aplikasi bibit tidak menipu, dana investasi yang telah saya lakukan bisa dicairkan.

Apakah Aplikasi Bibit Aman & Terdaftar di OJK?

Bibit memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai distributor investasi dan Perseroan terdaftar dan diawasi oleh OJK, sehingga dana investasi Anda dijamin aman. Untuk mengecek izin OJK aplikasi Bibit, Anda dapat menemukannya di Izin Aplikasi Bibit dari OJK.

Apakah Aplikasi Bibit Halal?

Aplikasi bibit memiliki produk investasi Reksa dana syariah yang mana prinsipnya sama dengan reksadana tradisional akan tetapi pengelolaannya tidak bertentangan dengan prinsip syariah pasar modal. Kebijakan investasi reksa dana syariah hanya berinvestasi pada perusahaan dalam kategori halal dan memenuhi rasio keuangan tertentu.

Kategori halal yang dimaksud tidak berinvestasi dalam:

  • Perusahaan yang memproduksi atau menjual apa pun yang haram sesuai dengan Islam, seperti menjual daging babi, minuman keras, hiburan maksiat, perjudian, dll.
  • Perusahaan yang merugikan atau membahayakan orang (rokok)
  • Perusahaan yang mengoperasikan bisnis pinjaman (bunga) dan perjudian (maysir) ber bunga tinggi
  • Berdagang tanpa pengiriman barang
  • Berdagang dengan pasokan dan permintaan palsu (bay al najsy)
  • Jual beli termasuk ketidakpastian (gharar) dan spekulatif
    Penyuapan (risywah)

Jadi sudah jelas ya, berinvestasi di Bibit halal dengan memilih produk investasi Reksa dana syariah tentunya. Demikianlah review dan pengalaman saya saat investasi reksa dana di aplikasi bibit. Semoga bermanfaat!


Suka dengan postingan diatas? Bagikan dengan teman Anda!

0
1 Bagikan
Aditia Novit

Saya Hanya Ingin Berbagi Pengalaman & Pengetahuan.

0 Comments

Tinggalkan Komentar